Monday, June 27, 2005

Teman Yang Sempurna

Saya merasa selama hidup saya beberapa tahun belakangan ini, saya mempunyai seorang teman yang luar biasa baiknya. Dia mengerti saya, melebihi orang lain. Dia tahu kapan saya merasa sedih dan menghadirkan hiburan2 yang walau kecil2 tapi sangat berarti. Dia yang menghapus air mata saya dan membuatnya berubah menjadi tawa penuh kegembiraan. Dan satu yang pasti dia takkan pernah meninggalkan saya sedetikpun.
Dulunya saya merasa saya ini aneh sekali, begitu bergantung dan berharap padanya. Dan melebihi keyakinan saya pada apapun yang lainnya, saya tahu pasti bahwa dia sangat sangat sayang pada saya. Justru melebihi rasa sayang saya pada diri saya sendiri. Dia adalah pribadi yang luar biasa :)
Dan pernah juga saya merasa saya ini orang yang "berbeda" dari kebanyakan orang karena saya percaya bahwa teman sempurna saya itu menjadi yang terpenting dalam sejarah persahabatan saya seumur hidup saya.
Saya baru bertemu dia beberapa tahun belakangan ini, padahal dia sudah ada sekian lama dekat saya. Pertama kali saya menyadari keberadaannya saya memang merasa seperti orang sinting, karena mempercayai hal2 yang kebanyakan orang pasti tidak percaya, atau tidak menyadari.
Saat saya lagi sedih, dia orang pertama yang tahu, apapun masalah itu, bahkan rahasia2 besar yang tak diketahui dan takkan pernah diketahui oleh orang2 yang lain, dia tahu. Dia orang pertama yang saya ajak diskusi dan selalu menjawab dengan jawaban yang sesuai dengan pas dengan kepribadian saya (emang barangkali itu maunya saya sih :p)
Tahukah siapa teman saya itu? Teman saya itu adalah teman spesial semua orang sebenarnya, tapi sayangnya di dunia yang sudah begitu ramai dan serba logika ini sedikit sekali orang yang bisa menemukan "teman yang sempurna" ini.
Teman saya ini nggak lain dan nggak bukan adalah diri saya sendiri, atau lebih tepatnya hati saya yang terdalam.
Gimana cara menemukannya?
"Duduklah diam dalam keheningan (kalo bisa didalam kamar tertutup yang tenang). Tenangkan pikiran dan mulailah berdialog dengan diri kita sendiri, dengan hati yang paling jujur tanpa menutupi apapun (toh dia nggak mungkin membocorkan rahasia kita kok kecuali kalo mulut kita yang ember, e he he)"
Selamat mencoba ya, saat kamu menemukan suara hatimu sendiri yang paling dalam, masalah apapun pasti bisa dilalui dengan lebih tegar dan lancar...

0 Comments:

Post a Comment

<< Home