Thursday, July 21, 2005

Hari Yang Berharga

Ada Satu Hari Yang Bagi Saya, Sejak Dulu Hingga Hari Ini Sangatlah Berharga. Sekalipun Pada Umumnya Justru Di Hari Itu Saya Tak Melakukan Banyak Hal Dan Seringkali Hanya Merenung Dan Memikirkan Semua Yang Sudah Saya Lalui Selama Setahun Penuh.
Hari Itu Adalah Hari Kelahiran Saya. Di Mana Pada Setiap Tanggal Itu Saya Selalu Saja Teringat Hal yang Cukup Menyakitkan, Namun Juga Mengingatkan Saya Untuk Bersyukur Bahwa Saya Ada Di Dunia.
Saya Mungkin Diharapkan Tidak Ada Oleh Sebagian Orang, Atau Setidaknya Mereka Berharap Bukan Saya yang Muncul Pada Tanggal 27 November 23 Tahun Yang Silam Itu, Toh Saya Sudah Memenangkan "Pertarungan" Itu Sehingga Sekarang Ini Saya Ada Disini.
Saya Ada Di Muka Bumi, Mengerti Arti Mencintai, Mampu Merasakan Bagaimana Mencintai Orang2 Disekitar Saya. Bahkan Saya Tahu Bagaimana Asiknya "Ngeblog" Dan "Internetan" :p
Saya Hanya Berharap...Entah Tercapai Atau Tidak Saya Tidak Perduli Lagi (Hidup Ini Indah) Bahwa Orang2 Terdekat Saya, Orang2 Yang Saya Cintai, Takkan Pernah Melupakan Hari Bersejarah Bagi Saya itu, Momen Puncak Dari Segala Usaha Saya Untuk Bisa Sampai Di Dunia.
Terimakasih Untuk Semua Orang Yang Sudah Membuat Saya Merasa Hidup Saya Cukup Indah dan Berharga Untuk Dipertahankan Hingga Saat Ini. Love Ya Loads!

Friday, July 08, 2005

Mengindonesiakan Inggris

Buat orang2 yang bahasa inggrisnya masih merasa amburadul, daripada panik saat dikomentari orang bahasanya kacau dan ga ketauan apa maksudnya. Kalo pas ada kalimat yang nggak tahu gimana tulisannya dalam bahasa Inggris ( apalagi kalo kudu pake tenses) kenapa nggak sekalian di-plesetin aja? Daripada bikin orang bingung kan lebih baik bikin orang nyengir? Perlu dicoba? Mending mana, BLOON atau GARING? :)
Kata siapa juga bahasa inggris saya jago? Kalo ngomong secara lisan mungkin masih lebih mudah ya, karena nggak perlu terlalu mikirin soal past tense dan segala embel2nya yang lain. Lagian walau hobi pelajaran bahasa inggris kadang suka esmosi juga kalo baca tulisan orang yang pake bahasa inggris, karena kadang bukan cuma masalah tenses aja, tapi juga kadang orang punya maksud mengatakan sesuatu, dan orang yang ngebaca nangkepnya lain. Karena bahasa inggris itu punya banyak kemungkinan yang namanya satu kalimat bisa mengandung beberapa arti.
Coba kalo ada orang bilang, “You took the word out of my mouth.”…Kira2 apa artinya? Dikiranya pasti ada orang lagi ngomong trus tiba2 lawan bicaranya nyerang dia sambil merogoh ke dalam mulut (hmm, kayaknya bakal muntah tuh)…salah persepsi kan? (ada yang tau nggak arti kalimat itu apa? Itung2 sekalian belajar he he)
Sekarang kalo ditanya orang lagi, “kamu jago bahasa inggris ya?”…saya nggak lagi menjawab “yes” or “no”…saya memilih menjawab, “ah, saya mah don’t know what- what!” :D

Di kantor sekarang ini lagi jam setengah empat sore (dan itu artinya sebentar lagi saya pulang). Semua orang sudah pada pergi dari siang, mencari2 calon kantor yang baru dan setelah saya denger2 tadi kayaknya kantor yang baru lokasinya bakal lebih deket dari tempat tinggal (senangnya…). Dan lama2 saya jadi hafal sama lagu “Can’t Smile Without You” karena seseorang disini rajin pisan muter lagu itu berulang2 :) song good (lagunya bagus, red) Kalo tanya, “Kamu siapa?” jadi “You is who?”
Ah, intinya mah saya lagi eneg aja tiap hari menterjemahkan tulisan Inggris ke Indonesia, masalahnya terjemahannya ga semudah terjemahin lagu2 karena ini terjemahin resep prakarya, dan kebanyakan isinya nggak nyambung sama arti Indonesia, jadi mesti diakal2in, muter otak, lama2 otaknya over load dan jadi seperti inilah jadinya. *Hiks*

Saya mau pulang dulu naik Transport City alias Angkutan Kota alias angkot. Doh.

Sebuah Cerita

Kenapa kebanyakan orang baru sadar bahwa dirinya sesungguhnya mencintai seseorang yang awalnya dianggap pengganggu disaat sudah terlambat? Seringkali kita menilai seseorang yang mengejar2 dan mencintai kita itu adalah orang yang tidak mengerti bahwa kita tidak suka dikejar2 atau disukai olehnya. Dengan begitu sikap kita menjadi sombong dan acuh.
Tapi saat suatu ketika tiba2 orang itu pergi dari hidup kita dan mulai menemukan cinta yang lain tiba2 kita menangis sedih karena baru mengerti bahwa kita sungguh telah kehilangan dia, hanya karena kita terlalu angkuh atau mungkin gengsi untuk menyambut perasaannya.
Ada satu orang yang mungkin hingga saat ini sedang jatuh cinta pada “sosok idaman”nya. Sudah cukup lama Dia memimpikan suatu hari bisa bersama2 dengan sang idaman ini, hingga tiba waktunya saat itu benar2 tiba. Dia bisa pergi bersamanya, melakukan banyak hal2 yang membuatnya merasa yakin bahwa sang idaman ini telah memilih dirinya. Semua orang sedang betul2 berpikir bahwa mereka sepasang kekasih.
Tapi kenyataannya ternyata berbeda. Pada akhirnya Dia hanyalah korban yang tersakiti. Padahal itu bukan untuk yang pertama kalinya terjadi. Dia sudah beberapa kali jatuh cinta dan lagi2 harus menelan segala rasa kecewanya sendirian.
Sang kekasih idaman ini ternyata masih menyimpan rasa cinta seutuhnya pada mantan kekasihnya yang lalu. Setiap kali Dia berjalan bersama sosok idaman ini, walau orang berpikir mereka bahagia, namun sebenarnya Dia sedang terluka. Karena sepanjang hari itu sang pujaan akan terus menerus menyinggung soal mantan kekasihnya yang dulu. Kalaupun tidak begitu, mata si pujaan ini selalu tampak sedang menerawang, melamun. Dan Dia sudah tahu kemana tujuan lamunan itu.
Tapi Dia tak punya keberanian untuk mundur. Katanya Dia terlanjur terlalu mencintai sang pujaannya ini. Tak perduli walau Dia sampai nanti akan terus menerus tersakiti. Namun saat melalui hari2 yang awalnya telah menjadi kesepakatan antara dirinya sendiri dan hatinya, ia menyadari batas kesabaran setiap manusia itu ada dan nyata. Ia merasa lelah. Dan kali ini dengan segenap kekuatan dan keberanian yang dimilikinya, Dia datang ke hadapan pujaannya dan meminta pujaannya itu untuk memilih. Antara dirinya, atau hidup dengan kenangan2 lamanya. Dan pujaannya itu dengan membingungkan menjawab bahwa ia tak ingin ditinggalkan oleh Dia, tapi juga rupanya tak bisa berhenti menghadirkan bayang2 mantan kekasihnya diantara mereka.
Maka dengan segenap tekadnya yang tersisa, Dia memilih mundur dan menjauh dari pujaannya itu. Ia tak ingin menyia2kan kehidupan hanya dengan melakukan hal2 bodoh yang menyakitinya.
Dan entah kenapa disaat Dia sedang berusaha sekuat tenaga untuk menyingkirkan impiannya tentang pujaannya, pujaannya itu tiba2 terus mencarinya. Bahkan sampai dengan penuh kerinduan mengatakan bahwa mereka tak seharusnya dipisahkan. Bahwa si pujaan ini tak akan bisa hidup tanpa Dia. Dan akhirnya berjanji untuk tidak lagi menghadirkan bayangan masa lalunya diantara mereka. Dia pun memberi lagi satu kesempatan untuk pujaannya yang masih sangat dicintainya itu. Dan Dia percaya segalanya akan berubah menjadi lebih baik sekarang.
Ia percaya saat pujaannya itu mengatakan “membutuhkannya”, percaya dengan segenap hatinya. Tapi janji hanyalah janji dan ketiadaan bayang2 masa lalu itu masih tetap ada, bahkan mungkin menjadi lebih kuat, walaupun terjadi hanya dibalik punggung Dia. Tapi bagaimanapun menyembunyikannya, Dia tetap merasakan kebohongan itu.
Apa yang akan terjadi, sekarang? Haruskah Dia mundur dengan pasti dan tak memberi kesempatan kedua bagi sosok kesayangannya itu demi kebahagiaannya sendiri?

Wednesday, July 06, 2005

Eternal Recipe For Love

Ini cara termudah untuk mewujudkan "cinta"
- Sekantong besar PERASAAN CINTA itu sendiri (jangan dihabiskan semua, sisakan sedikit untuk diri sendiri :))
- Sesendok penuh PERHATIAN
- Sesendok penuh KETULUSAN
- Setengah sendok KESUNGGUHAN
- Sesendok penuh KESETIAAN (kalo tipe yang kita suka itu bukan tipe yang setia, bahan yang satu ini bisa diabaikan, he he he)
- Sesendok penuh PENGERTIAN
- Sesendok penuh KESABARAN (kecuali kalo udah lewat batas)
- Sesendok teh EGO (ini penting banget untuk menjaga CINTA itu sendiri, believe it or not)
- Dua Sendok KEPANDAIAN MENCARI PELUANG (maksudnya kudu pinter2 liat sikon dan pinter2 mengambil sikap)
- Sesendok penuh KEPERCAYAAN (apa ini mutlak? i don't know)
-Satu ember PERSIAPAN UNTUK SAKIT HATI (walau sakit hati kalo cinta kita bener2 tulus, pasti akan berlalu dengan sendirinya, trust me)

Intinya, ini resep ngaco, entah berhasil atau nggak...saya lagi ngantuk berat :D

O La la...ngantuknya!!

Wih, ternyata emang yang namanya kerja kantoran seorang diri itu membingungkan dan membosankan ya?
sampe2 melihat wajah2 orang asing yang secara ajaib muncul aja (yang tak dikenal sekalipun) rasanya bahagiaaaa banget...i'm not alone

Hari ini pas datang ke kantor tiba2 saya kena flu...apalagi bos Handi juga lagi flu berat dan buang ingus tak henti2nya.
waktu semua manusia udah pulang dan (lagi2) saya sendirian, saya terpaksa minum obat flu karena badan rasanya udah ga enak bgt, tapi apa yang terjadi? Oh, no! saya rasanya jadi susah banget buka mata, ditambah lagu boy band yang mendayu2, udara yang adem, dan suasana yang sepi (untung saya berhasil menyelesaikan "ujian" hari ini: BUKA MATA LEBAR-LEBAR...walau saya sipit dan melotot segimana pun hasilnya tetep aja sipit he he he)

"MARI KEMARI, SIAPA SAJA SILAKAN MASUK, TUKANG LUMPIA, TUKANG BAKSO, TUKANG APA AJA ASAL BUKAN TUKANG TAGIH UTANG SILAKAN DATANG..." (hiks)